Ads-Banner Header

Showing posts with label Pelabuhan. Show all posts
Showing posts with label Pelabuhan. Show all posts

Monday, August 13, 2012

ebook - Perencanaan Pelabuhan (Bambang Triatmodjo)

PERENCANAAN PELABUHAN | Prof. Dr. Ir. Bambang Triatmodjo, DEA | Beta Offset | 2009 | Bahasa Indonesia | 490 h | pdf | 30.92 MB | ISBN : 979–8541–04–9 | Peran angkutan laut di Indonesia yang merupakan negara kepu-lauan adalah sangat penting. Angkutan barang melalui laut sangat efisien dibanding moda angkutan darat dan udara. Kapal mempunyai daya ang-kut yang jauh lebih besar daripada kendaraan darat dan udara. Hampir semua barang impor, ekspor dan muatan dalam jumlah sangat besar di-angkut dengan menggunakan kapal laut. Untuk mendukung sarana ang-kutan laut diperlukan prasarana yang berupa pelabuhan, tempat berlabuh kapal untuk melakukan berbagai kegiatan seperti menaik-turunkan penumpang, bongkar muat barang, pengisian bahan bakar dan air tawar, melakukan reparasi, mengadakan perbekalan, dan sebagainya.
ebook - Perencanaan Pelabuhan (Bambang Triatmodjo)
Judul Buku
:
PERENCANAAN PELABUHAN
Penulis
:
Prof. Dr. Ir. Bambang Triatmodjo, DEA
Penerbit
:
Beta Offset
Tahun
:
2009
Bahasa
:
Bahasa Indonesia
Halaman
:
490 h
Format File
:
pdf
Ukuran File
:
30.92 MB
Peran angkutan laut di Indonesia yang merupakan negara kepu-lauan adalah sangat penting. Angkutan barang melalui laut sangat efisien dibanding moda angkutan darat dan udara. Kapal mempunyai daya ang-kut yang jauh lebih besar daripada kendaraan darat dan udara. Hampir semua barang impor, ekspor dan muatan dalam jumlah sangat besar di-angkut dengan menggunakan kapal laut. Untuk mendukung sarana ang-kutan laut diperlukan prasarana yang berupa pelabuhan, tempat berlabuh kapal untuk melakukan berbagai kegiatan seperti menaik-turunkan penumpang, bongkar muat barang, pengisian bahan bakar dan air tawar, melakukan reparasi, mengadakan perbekalan, dan sebagainya.
Bab I dari buku ini merupakan Pendahuluan yang memberikan gambaran secara umum tentang pelabuhan dan kapal. Bab II tentang Beberapa Tinjauan Dalam Perencanaan Pelabuhan berisi berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam merencanakan pelabuhan. Bab III memba-has angin, pasang surut dan gelombang, yang merupakan fenomena alam yang berpengaruh dalam perencanaan pelabuhan. Penjelasan mengenai masalah ini diberikan secara garis besar, sehingga bagi para pembaca yang ingin mengetahui lebih mendalam bisa mempelajari buku tentang teknik pantai atau oseanografi. Alur pelayaran dan kolam pelabuhan dipe-lajari dalam Bab IV. Tinjauan tentang berbagai tipe dan cara perencanaan pemecah gelombang dibahas dalam Bab V. Bab VI mempelajari berbagai macam dermaga dan dimensinya serta gaya-gaya yang bekerja pada der-maga. Dalam bab ini juga diberikan contoh perencanaan dermaga. Bab VII berisi penjelasan tentang fender dan alat penambat serta cara peren-canaannya. Beberapa fasilitas pelabuhan di daratan dipelajari dalam Bab VIII; sedang Bab IX berisi penjelasan tentang alat-alat yang digunakan untuk memandu pelayaran. Bab X berisi pelayanan pelabuhan, yang membahas cara menentukan tingkat pelayanan dermaga, yang disertai contoh hitungannya. Bab XI menjelaskan pelabuhan ikan. Untuk memb-rikan gambaran yang lebih jelas, beberapa bab dari buku ini dilengkapi dengan beberapa foto, contoh hitungan dan perencanaan.
DAFTAR ISI
PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I.  PENDAHULUAN

1.1.
Perkembangan Pelabuhan
1.2.
Arti Penting Pelabuhan
1.3.
Definisi Pelabuhan
1.4.
Pelabuhan di Indonesia
1.5.
Macam Pelabuhan
1.5.1.
Ditinjau dari segi penyelenggaraannya
1.5.2.
Ditinjau dari segi pengusahaannya
1.5.3.
Ditinjau dari fungsi perdagangan nasional dan internasional
1.5.4.
Ditinjau dari segi penggunaannya
1.5.5.
Ditinjau menurut letak geografis
1.6.
Kapal
1.6.1.
Beberapa Definisi
1.6.2.
Jenis kapal
1.6.3.
Karakteristik kapal

BAB II.  BEBERAPA TINJAUAN DALAM PERENCANAAN PELABUHAN

2.1.
Pendahuluan
2.2.
Persyaratan dan Perlengkapan Pelabuhan
2.3.
Pemilihan Lokasi Pelabuhan
2.4.
Tinjauan Hidro-oseanografi terhadap Bentuk Pelabuhan
2.4.1.
Tinjauan pelayaran
2.4.2.
Tinjauan gelombang
2.4.3.
Tinjauan sedimentasi
2.4.4.
Penentuan Tata Letak Pemecah Gelombang
2.5.
Tata Letak Fasilitas Pelabuhan
2.6.
Mulut Pelabuhan

BAB III.  ANGIN, PASANG SURUT DAN GELOMBANG

3.1.
Pendahuluan
3.2.
Angin
3.3.
Pasang Surut
3.3.1.
Kurva pasang surut
3.3.2.
Pembangkitan pasang surut
3.3.3.
Beberapa tipe pasang surut
3.3.4.
Pasang surut purnama dan perbani
3.3.5.
Beberapa definisi elevasi muka air
3.3.6.
Elevasi muka air rencana
3.4.
Gelombang
3.4.1.
Teori gelombang Airy
3.4.2.
Refraksi gelombang
3.4.3.
Difraksi gelombang
3.4.4.
Hitungan difraksi gelombang
3.4.5.
Gelombang laut dalam ekivalen
3.4.6.
Refleksi gelombang
3.4.7.
Gelombang pecah
3.4.8.
Gelombang alam
3.4.9.
Pembangkitan gelombang
3.4.10.
Pemilihan gelombang rencana
3.4.11.
Transpor sedimen pantai
3.4.12.
Pengaruh pembangunan pelabuhan terhadap pantai di sekitarnya

BAB IV.  ALUR PELAYARAN

4.1.
Pendahuluan
4.2.
Pemilihan Karakteristik Alur
4.3.
Kedalaman Alur
4.4.
Lebar Alur
4.5.
Layout Alur Pelayaran
4.6.
Kolam Pelabuhan

BAB V.  PEMECAH GELOMBANG

5.1.
Pendahuluan
5.2.
Tipe Pemecah Gelombang
5.3.
Pemecah Gelombang Sisi Miring
5.3.1.
Stabilitas batu lapis pelindung
5.3.2.
Dimensi pemecah gelombang sisi miring
5.3.3.
Runup gelombang
5.4.
Pemecah Gelombang Sisi Tegak
5.5.
Pemecah Gelombang Campuran
5.6.
Gaya Gelombang pada Dinding Vertikal

BAB VI.  DERMAGA

6.1.
Pendahuluan
6.2.
Tipe Dermaga
6.3.
Pemilihan Tipe Dermaga
6.4.
Struktur Dermaga
6.4.1.
Wharf
6.4.2.
Pier
6.4.3.
Jetty
6.5.
Ukuran Dermaga
6.6.
Gaya-gaya yang Bekerja pada Dermaga
6.6.1.
Gaya sandar (berthing forces)
6.6.2.
Gaya tambat (mooring forces)
6.6.3.
Contoh hitungan gaya standar dan tambat
6.7.
Perencanaan Dermaga
6.7.1.
Perencanaan dermaga dengan menggunakan sofware
6.7.2.
Contoh perencanaan dermaga secara konvensional

BAB VII.  FENDER DAN ALAT PENAMBAT

7.1.
Pendahuluan
7.2.
Fender
7.3.
Perencanaan Fender
7.3.1.
Prosedur perencanaan fender
7.3.2.
Hubungan energi dan gaya
7.3.3.
Posisi daerah yang dilindungi
7.3.4.
Contoh perencanaan fender
7.4.
Alat Penambat
7.4.1.
Bolder / alat pengikat
7.4.2.
Pelampung penambat (mooring buoy)
7.4.3.
Perencanaan dolphin dengan sofware SAP2000

BAB VIII.  FASILITAS PELABUHAN DI DARAT

8.1.
Pendahuluan
8.2.
Terminal Barang Umum (General Cargo Terminal)
8.3.
Terminal Barang Curah (Bulk Cargo Terminal)
8.4.
Terminal Peti Kemas (Container Terminal)
8.4.1.
Penanganan peti kemas
8.4.2.
Fasilitas pada terminal peti kemas
8.4.3.
Sistem penanganan peti kemas di container yard
8.4.4.
Kebutuhan luas terminal peti kemas
8.4.5.
Luas lapangan penumpukan peti kemas (container yard)
8.4.6.
Kinerja peralatan penangan peti kemas

BAB IX.  ALAT PEMANDU PELAYARAN

9.1.
Pendahuluan
9.2.
Alat Pemandu Pelayaran di Pelabuhan
9.3.
Alat Pemandu Konstruksi Tetap
9.4.
Alat Pemandu Pelayaran Konstruksi Terapung

BAB X.  PELAYANAN PELABUHAN

10.1.
endahuluan
10.2.
Pemanduan dan Penundaan
10.3.
Labuh dan Tambat
10.4.
Penanganan Muatan
10.5.
Kinerja Pelabuhan
10.6.
Indikator Kinerja Pelabuhan
10.7.
Nilai BOR
10.8.
Berth Throughput
10.9.
Kapasitas Terpasang
10.10.
Panjang Dermaga

BAB XI.  PELABUHAN IKAN

11.1.
Pendahuluan
11.2.
Kelas Pelabuhan Perikanan
11.3.
Tata Ruang Pelabuhan Perikanan
11.4.
Dermaga di Pelabuhan Perikanan
11.5.
Dasar Perencanaan Fasilitas Pelabuhan
11.5.1.
Dermaga
11.5.2.
Kolam Pelabuhan
11.5.3.
Tempat Pelelangan lkan
11.6.
Contoh Perencanaan Pelabuhan Ikan Baron
11.6.1.
Data Perencanaan
11.6.2.
Bentuk Pelabuhan
11.6.3.
Perkiraan Armada Kapal dan Produk Ikan
11.6.4.
Perencanaan Dermaga
11.6.5.
Kolam Pelabuhan
11.6.6.
Alur Pelayaran
11.6.7.
Kolam Pelabuhan Kapal Kecil
11.6.8.
Kolam Pelabuhan
11.7.
Pemecah Gelombang
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Wednesday, August 8, 2012

ebook - Perencanaan Pelabuhan (Soedjono Kramadibrata)

Perencanaan Pelabuhan | Soedjono Kramadibrata | Penerbit ITB | 2002 (edisi ketiga) | Bahasa Indonesia | 483 h | pdf | 27.43 MB | ISBN : 979-9299-63-2 | Pelabuhan adalah salah satu simpul dalam jaringan transportasi. Di situlah transportasi laut bertemu dengan transportasi darat. Bagi suatu negara kepulauan keberadaan pelabuhan yang mampu melayani dengan baik peralihan dari transportasi darat sudah tentu menjadi salah satu syarat yang sangat penting bagi kelancaran kegiatan ekonomi di negara itu. Sebagai suatu negara kepulauan, dalam pembangunan Indonesia sudah tentu akan banyak kegiatan yang bertalian dengan perencanaan dan pelaksanaan pelabuhan baru serta pemeliharaan pelabuhan-pelabuhan yang sudah beroperasi. Selain aspek teknis, dalam buku ini dibahas juga ilmu-ilmu lain yang terkait seperti pokok-pokok tentang ekonomi mikro dan analisis dampak lingkungan pembangunan pelabuhan.
ebook - Perencanaan Pelabuhan (Soedjono Kramadibrata)
Judul Buku
:
Perencanaan Pelabuhan
Penulis
:
Soedjono Kramadibrata
Penerbit
:
Penerbit ITB
Tahun
:
2002 (edisi ketiga)
Bahasa
:
Bahasa Indonesia
Halaman
:
483 h
Format File
:
pdf
Ukuran File
:
27.43 MB
Pelabuhan adalah salah satu simpul dalam jaringan transportasi. Di situlah transportasi laut bertemu dengan transportasi darat. Bagi suatu negara kepulauan keberadaan pelabuhan yang mampu melayani dengan baik peralihan dari transportasi darat sudah tentu menjadi salah satu syarat yang sangat penting bagi kelancaran kegiatan ekonomi di negara itu. Sebagai suatu negara kepulauan, dalam pembangunan Indonesia sudah tentu akan banyak kegiatan yang bertalian dengan perencanaan dan pelaksanaan pelabuhan baru serta pemeliharaan pelabuhan-pelabuhan yang sudah beroperasi.
Selain aspek teknis, dalam buku ini dibahas juga ilmu-ilmu lain yang terkait seperti pokok-pokok tentang ekonomi mikro dan analisis dampak lingkungan pembangunan pelabuhan.
DAFTAR ISI
Daftar Isi
Pengantar
Prakata
Kamus istilah

1
Pendahuluan

1.1.
Sarana, kapal-kapal laut
1.2.
Prasarana, fasilitas pelabuhan
1.3.
Pendekatan sistematik perencanaan dan pemecahan masalah-masalah yang berkaitan dengan perencanaan pelabuhan
1.4.
Keterpaduan pemikiran

2
Beberapa masalah pokok tentang ekonomi mikro yang perlu diketahui dalam merencanakan suatu investasi

2.1.
Nilai waktu dari harga uang
2.2.
Dana penyusutan modal (Depresiasi)
2.3.
Arus kas (Cash flow)
2.4.
Arus kas yang didiskonto (Discounted cash flow)
2.5.
Tingkat pendapatan (Rate of return)
2.6.
Beberapa rumus dasar dan pembentukan tabel-tabel untuk mempermudah perhitungan investasi
2.7.
Contoh-contoh penggunaan
2.8.
Masalah keadaan batas investasi (KBI) dan pemilihan proyek berdasarkan jumlah investasi dan pendapatan yang dihasilkan
2.9.
Hubungan investasi dan ukuran operasional pelabuhan
2.10.
Pengawasan finansial

3
Masalah pendayagunaan suatu modal (efisiensi) ditinjau dari segi operasi

3.1.
Pelabuhan sebagai satu sub-sub sistem operasi
3.2.
Pelabuhan sebagai salah satu rangka subsistem dari sejumlah pelabuhan lain
3.3.
Konsepsi kemampuan konstruksi pelabuhan

4
Perancangan pelabuhan (Port design)

4.1.
Pelabuhan ditinjau dari sudut teknis operasional
4.2.
Pelabuhan ditinjau dari sudut bina pengusahaan
4.3.
Hubungan angkutan laut (pelayaran) dan pelabuhan
4.4.
Arus muatan (traffic flow) dan pelayaran di Indonesia
4.5.
Karakteristik kapal
4.6.
Macam/jenis kapal
4.7.
Buoyansi dan sarat kapal
4.8.
Hubungan dimensi, kecepatan, dan biaya operasi kapal
4.9.
Urutan kegiatan dan data pendukung dalam merencanakan pelabuhan
4.10.
Keterpaduan perencanaan dan perancangan

5
Dinamika bumi pengaruh Iingkungan alam

5.1.
Bumi dalam sistem tata surya, radiasi matahari dan temperatur
5.2.
Laut, salinitas dan arus samudera
5.3.
Atmosfer dan angin
5.4.
Gelombang laut
5.5.
Pasang surut
5.6.
Gempa dan vulkanologi
5.7.
Gelombang elektromagnetik
5.8.
Aspek geoteknik tanah dasar laut

6
Muatan-muatan yang perlu diperhatikan dalam perancangan pelabuhan

6.1.
Muatan horisontal/lateral
6.2.
Muatan vertikal

7
Beberapa jenis konstruksi dasar dalam perancangan pelabuhan maritim

7.1.
Dinding penahan tanah (Retaining wall)
7.2.
Turap
7.3.
Tiang pancang

8
Beberapa kemungkinan konstruksi dasar dermaga

8.1.
Dermaga dinding berbobot
8.2.
Dermaga dengan tiang pancang
8.3.
Dermaga dengan dinding turap atau dinding penahan
8.4.
Dermaga konstruksi kaison
8.5.
Dermaga dengan konstruksi ganda

9
Penanganan muatan

9.1.
Arus muatan di daerah pendukung
9.2.
Jenis gerakan
9.3.
Bentuk komoditi dan alat penanganan
9.4.
Peti kemas (kontener)
9.5.
Sistem angkutan antar-satu atau dua matra
9.6.
Pengembangan sistem antar-tiga matra (Poly system interface)
9.7.
Keran-keran tambatan
9.8.
Derek kapal
9.9.
Keran peti kemas (Container Crane)
9.10.
Penangan muatan curah air melalui moda angkutan pipa

10
Peran sistem informasi dalam menangani sistem operasi mutakhir

10.1.
Penerapan WAN (Wide Area Network)
10.2.
Persyaratan desain jaringan
10.3.
Protokol lapisan
10.4.
Cakupan informasi pelabuhan

11
Parameter dalam penentuan ukuran pelabuhan

11.1.
Panjang, lebar dan kedalaman dermaga
11.2.
Kedalaman kolam pelabuhan dan taraf (Niveau) dermaga
11.3.
Penentuan lebar dermaga
11.4.
Lebar dan luas gudang
11.5.
Jalan di dalam pelabuhan

12
pemecah gelombang (Breakwaters)

12.1.
Pemecah gelombang batu
12.2.
Pemecah gelombang bath buatan
12.3.
Pemecah gelombang dinding
12.4.
Penyerap atau peredam gelombang
12.5.
Beberapa konstruksi khusus pemecah gelombang

13
Beberapa pembatasan perancang pelabuhan yang berhubungan dengan navigasi kapal

13.1.
Ukuran alur pelayaran dan kaitannya dengan beberapa fasilitas lainnya
13.2.
Navigasi kapal pada pendekatan di dalam pelabuhan

14
Sistem Fender

14.1.
Energi dan gaya bentur
14.2.
Sistem Fender

15
Pengerukan

15.1.
Jenis kapal keruk
15.2.
Bagian-bagian terpenting dari kapal penghisap lumpur
15.3.
Beberapa jenis kapal keruk penghisap
15.4.
Cara operasi kapal keruk
15.5.
Hubungan produksi dan kebutuhan tenaga pada kapal hidraulis
15.6.
Hubungan kemampuan lebar dan kedalaman pengerukan bagi kapal keruk penghisap lumpur
15.7.
Pemeriksaan kedalaman

16
Pembangunan beberapa pelabuhan di Indonesia

16.1.
Pelabuhan Tanjung Priok, DKI Jakarta
16.2.
Pelabuhan Belawan Medan
16.3.
Pelabuhan Ferry Bakahuni

17
Analisis dampak lingkungan (andal) pembangunan pelabuhan

17.1.
Analisis lingkungan
17.2.
Dampak lingkungan
17.3.
Dampak pembuangan hasil kerukan di laut dalam
17.4.
Isu kenaikan permukaan laut

18
Beberapa data, tata letak pelabuhan di luar negeri

18.1.
Pelabuhan New York
18.2.
Pelabuhan Marseille
18.3.
Pelabuhan Minyak di Le Havre Antifer (Perancis)

19
Penutup

Lampiran
Pustaka
Penjurus

 

Ads-Banner Footer